Talk Show KPI TV ; Cara Mudah Belajar Bahasa Korea

Talk Show KPI TV ; Cara Mudah Belajar Bahasa Korea

KPI Unisnu Jepara – Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) Universitas Islam Nahdlatul Ulama (UNISNU) Jepara menyelenggarakan kegiatan talk show yang dimotori KPI TV pada kamis (06/01/2022).

Talk show bincang pagi kali ini mengambil tema “Cara Mudah Belajar Bahasa Korea”, bertempat di laboratorium KPI TV dengan mengadirkan narasumber perwakilan dari UPT pengembangan Bahasa Unisnu Jepara Veranica Lani Octavia beserta mahasiswa program studi komunikasi dan Penyiaran Ismi Rahmawati.

Ismi selaku narasumber mengatakan bahwa dia awal menyukai bahasa Korea karena suka banget menonton film-film korea, drama korea, k-pop. “Karena saya lelah dalam menonton film dan harus membaca subtitle Indonesianya, saya memutuskan untuk belajar bahasa korea”, tuturnya.

“Keuntungan bergabung di UPT Pengembangan Bahasa antara lain bisa menambah percaya diri karena bisa menguasai bahasa asing tersebut, dan juga keuntungan lainya bisa menonton film-film korea atau drama-drama korea tanpa melihat subtitle lagi”, imbuhnya.

Ismi menambahkan kepada semua kalangan khususnya mahasiswa penyuka k-pop yang ingin belajar bahasa korea, jangan insecure dengan orang-orang yang bahasa korenya sudah mahir yang jam terbangnya sudah tinggi, seharusnya jadikan mereka sebagai motivasi buat kalian yang ingin belajar Bahasa korea, tetap percaya diri dan semangat dalam belajar. 

Disamping itu, Vera perwakilan UPT Pengembangan Bahasa mengatakan mahasiswa yang tergabung dalam UPT Pengembangan Bahasa ini rata-rata dari program studi Pendidikan Bahasa Inggris yang umumnya sudah mempunyai basic Bahasa Inggris. Namun tidak menutup kemungkinan bagi mahasiswa dari program studi lain yang ingin bergabung di UPT Pengembangan Bahasa ini.

“Metode pembelajaran di UPT Pengembangan Bahasa ini menggunakan metode cooperatif learning & blended learning. Mereka juga menyiapkan video-video pembelajaran. Selain itu mereka juga menyiapkan kuis-kuis atau game dengan menggunakan metode puzzle dan yang lain dalam pembelajaran ini agar para mahasiswa juga tidak bosan”, paparnya. (red. labib)


Selengkapnya simak di video berikut:



Admin FDK

Komentar