Talk Show KPI TV ; Special Dialog "Dekan Fadakom Menjawab"

Talk Show KPI TV ; Special Dialog

Tahunan - KPI UNISNU – Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Fakultas Dakwah dan Komunikasi (Fadakom) Universitas Islam Nahdlatul Ulama (UNISNU) Jepara menyelenggarakan kegiatan talk show yang dimonitori KPI TV pada Jum’at (28/01/2022).

Talk show bincang pagi kali ini mengambil tema “Special Dialog, Dekan FADAKOM Menjawab” yang bertempat di laboratorium kpi tv dengan menghadirkan narasumber Abdul Wahab, Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi sekaligus dosen di Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Unisnu Jepara.

Babe (sapaan akrab mahasiswa FADAKOM) mengatakan pencapaiannya yang sekarang adalah bukan keinginnanya, tetapi karena beliau mendapat kesempatan melanjutkan pembelajarannya hingga S2 dan saat ini sedang proses penyelesaian S3 dengan dibantu dari pihak mana saja (sambil tersenyum). “Alhamdulillah pada tahun 2009 saya dipanggil ke INISNU untuk mengabdi disana oleh yang pada saat itu KH. Sahal Mahfudz masih menjabat sebagai Rektor INISNU Jepara, dan menetap di Fakultas Dakwah dan Komunikasi sejak menjadi Universitas pada tahun 2013,” terangnya.

“Setelah menjadi universitas pada 2013 yang dahulu hanya ada Fakultas Dakwah saja, kini menjadi Fakultas Dakwah dan Komunikasi hingga saat ini. Penambahan nama Komunikasi menjawab pertanyaan masyarakat yang beranggapan di Fakultas Dakwah identik dengan pidato,” lanjutnya.

Babe kembali menambahkan, dakwah tidak hanya berbicara, berpidato, tetapi dakwah tidak hanya bil qolam, bil khitobah, tetapi juga dengan tulisan bahkan dengan hal, perbuatan dan yang lain. 

FADAKOM juga memiliki visi yang visi itu sendiri menerjemahkan dari visi universitas yakni Cendekia dan Berakhlaqul Karimah”, sedangkan visi FADAKOM sendiri adalah “Menjadi Pusat Pengkajian dan Pengembangan Ilmu Dakwah dan Komunikasi” yang nantinya mewujudkan lulusan yang sunni tapi kemudian yang cendekia dan berakhlaqul karimah.

Kompetensi yang didapatkan di FADAKOM sendiri sangat cocok menjawab tantangan global saat ini yang adanya istilah 4.0 dan 5.0 dimana teknologi dan sosial itu menjadi bagian yang harus saling berkesinambungan, karena kita harus menguasai komunikasi dan penyiaran kemudian kerangka islamnya menjadi basis nilainya. Karena saat dunia membutuhkan penyiar, komunikan yang memiliki karakter dan ini ditawarkan di prodi komunikasi dan penyiaran islam, hal itu yang melatar belakangi program studi membuat corner-corner studi yang diantaranya corner jurnalistik, perfilman, broadcasting dan penyiaran yang dibuat fokus untuk mahasiswa untuk berdiskusi, menempa diri dan memperkuat kompetensi.

Babe menambahkan fasilitas yang diberikan FADAKOM untuk para mahasiswa ada 2 bentuk, fasilitas fisik dan non fisik. Untuk fasilistas fisik FADAKOM bersinerngi dengan universitas yaitu fasilitas seperti adanya laboratorium, beasiswa dan yang lain, untuk fasilitas pembelajaran FADAKOM memiliki ruang kelas yang representatif, memiliki atmosfer akademik yang segar, dan memiliki beberapa laboratorium, seperti laboratorium kpi tv, laboratorium radio yang bisa juga digunakan untuk studio podcast. Sedangkan untuk fasilitas non fisik maksutnya adalah fasilitas rohani, komunikasi, kebersamaan, tidak adanya dinding penghalang antara dosen dan mahasiswa, diadakannya rutinan setiap selasa di awal bulan dengan ngaji bareng, dibacakan kitab-kitab kuning untuk mempertahankan tradisi di NU dan setelah itu dilanjutkan dengan ngobrol-ngobrol dan makan bareng, itu yang membuat akrab antara dosen dan mahasiswa.

Babe berpesan untuk para calon-calon mahiswa yang ingin melanjutkan diperguruan tinggi tetapi terkendala seperti biaya ataupun yang lain untuk quwwatul himmah dan sidqun niyyah, karena ada cita-cita yang kuat, niat yang tulus pasti ada jalan disana. 

Babe juga berharap untuk para calon-calon mahasiswa harus kuliah terutama untuk yang fresh graduate (lulusan baru) karena kuliah saat ini sudah di create sedemikian rupa oleh pihak-pihak terkait supaya dapat menata kompetensi-kompetensi tertentu yang memang dibutuhkan oleh dunia ini. (Fawwaz)

selengkapnya simak di video berikut :



Admin FDK

Komentar