Talk Show KPI TV; Special Dialog "Dekan FSH Menjawab"

Talk Show KPI TV; Special Dialog

KPI TV Unisnu Jepara – Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Fakultas Dakwah dan Komunikasi (Fadakom) Universitas Islam Nahdlatul Ulama (UNISNU) Jepara menyelenggarakan kegiatan talk show dengan nama program “Bincang Pagi” oleh KPI TV Jum’at (04/03/2022). 

Talk show “bincang pagi” kali ini mengambil tema “Dialog Special, Dekan FSH Menjawab”. Yang bertempat di laboratorium KPI TV dengan mengadirkan narasumber Dekan Fakultas Syari’ah dan Hukum Unisnu Jepara, Ibu Mayadina Rohma Musfiroh. 

Mayadina selaku narasumber mengatakan Fakultas Syariah dan Hukum Unisnu Jepara memiliki 2 program studi yaitu Hukum Keluarga Islam dan Perbankan Syariah, tetapi tidak menutup kemungkinan akan ada penambahan program studi baru untuk merespon kebutuhan-kebutuhan masyarakat. “Rencana penambahan program studi baru karena adanya defisit hakim di Indonesia, maka dari itu sesegera mungkin didirikannya program studi Ilmu Hukum di Fakultas Syariah dan Hukum”, tuturnya.

Mayadina menambahkan lulusan Hukum Keluarga Islam diharapkan bisa menjadi sarjana hukum yang memiliki pengetahuan yang luas dibidangnya terutama persoalan-persoalan hukum keluarga Islam. “Fakultas Syariah dan Hukum juga sudah mengintegrasikan mata kuliah tidak hanya hukum agama tetapi juga ada hukum positif dan itu dibagi menjadi 50-50% (seimbang), selain hukum perdata Islam, juga diajarkan hukum perdata, seperti hukum pidana, hukum agraria, hukum kenotariatan, hukum keadvokatan dan profesi-profesi yang masih dilingkup hukum’, terangnya.

“Sedangkan program studi perbankan syariah diharapkan bisa melahirkan lulusan-lulusan yang memiliki kapasitas dan ketrampilan sebagai praktisi dan juga sebagai auditor akuntan syariah, serta mereka juga diberi bekal untuk melanjutkan menjadi dewan pengawas syariah, dan fakultas juga mendorong para mahasiswanya yang tidak terlalu tertarik bekerja didunia hukum untuk menjadi entrepreneur”, lanjutnya.

“Untuk fasilitas di fakultas syariah dan hukum dirasa sudah mumpuni dengan adanya tenaga-tenaga pengajar yang sesuai dibidangnya, mereka juga dikombinasi antara praktisi dan intelektual akademisinya dan juga fakultas syariah dan hukum mengundang para ahli dibidangnya sebagai dosen tamu”, imbuhnya.

Mayadina berpesan, jangan patah semangat, terus mencari peluang yang bisa kita manfaatkan untuk belajar. “Kalau kita memiliki niat yang kuat untuk melanjutkan perkuliahan pasti ada banyak jalannya, cari beasiswa, cari informasi dan yang lain, ketika kita menginginkan sesuatu yang baik, semesta pasti mendukung”, pungkasnya. (Fawwaz)

Selengkapnya simak di video berikut:


Admin FDK

Komentar